Kamis, 15 Januari 2009

Perkembangan ICT di sekolah

Sebenarnya, apa, sih, tujuan pembelajaran I.C.T - Information &
Communication Technology, di sekolah? Apakah targetnya menguasai sebuah
software pengolah kata? Atau, bisa menggambar dgn menggunakan komputer,
sehingga begitu lulus, bisa langsung diserap oleh industri?

Apa perbedaan pembelajaran ICT di sekolah dgn tempat kursus komputer? Toh,
banyak anak sekolahan juga yang kursus komputer di sana, untuk materi yang
sama. Apakah ini berarti, pembelajaran ICT di sekolah, tidak bisa memenuhi
harapan kebanyakan siswa?


Kedua, persoalan software yang digunakan dalam berpraktek. Sebagian sekolah
mengikuti mainstream Microsoft, supaya tidak repot. Toh, komputer di rumah
pun menggunakan software Microsoft (meskipun bajakan). Jadi, kalau ada tugas
dari sekolah, bisa dikerjakan di rumah tanpa perlu repot-repot, karena
platform software-nya sama.

Belajar ICT berbeda dgn belajar matematika, fisika, atau yang lainnya.
Mempelajari ICT, berarti kita mempelajari suatu teknologi berikut dgn
perkembangannya. Dgn demikian, perlu dinamika pembelajaran yang mampu
mengikuti setiap perkembangan tersebut. Jadi, bukan produk ICT-nya yang
dipelajari, tapi semangat yg muncul dalam mempelajari produk ICT itu, yang
harus ditumbuhkembangkan pada setiap individu pembelajar. Bila tidak
memiliki semangat belajar yang dimaksud, kita masih belum keluar dari
kelompok Gagap Teknologi.

Jadi, bila yang harus ditumbuhkembangkan oleh sekolah adalah semangat untuk
belajar dan ber-eksplorasi, maka, apa pun produk ICT (baca: tools) yang
digunakan, tidak jadi persoalan. Mau menggunakan produk Microsoft, silahkan.
Mau menggunakan free software, juga tidak masalah. Adalah sangat menyedihkan
bila seorang pendidik memaksakan sebuah produk software dalam pembelajaran.
Berarti, dia belum memahami esensi pembelajaran ICT sesungguhnya.




Read More…

Sejarah Berdirinya AC Milan


Sejarah AC Milan dibuka pada 16 Desember 1899. Milan harus berterimakasih pada 3 orang Inggris : Herbert Kilpin, Allison, dan Davies yang beride cemerlang untuk mendirikan AC Milan Football Club. Sayang, tiga sekawan itu tak punya cukup uang untuk merealisasikan ide mereka. Maka, dirangkullah Alfred Edwards dan Mr. Barnetts yang cukup kaya untuk mendirikan klub terbaik di dunia. Milan pun resmi berdiri dengan nama Milan Cricket and Football Club. Penambahan olahraga cricket ini lantaran Edwards yang terpilih sebagai presiden pertama punya misi memperkenalkan cricket selain sepakbola.

Tak lama kemudian, Milan mendaftarkan diri ke Italian Football Federation agar bisa ambil bagian dalam turnamen resmi. Debut pertama diawali dengan kemenangan 2-0 melawan Mediolanum, klub yang juga berasal dari Milan. Sebelas pemain yang diturunkan pada partai itu, kini tercatat dalam sejarah dengan tinta emas : Hoode, Cignaghi, Torreta, Lees, Kilpin, Valerio, Dubini, Davies, Neville, Allison, dan Formenti. Sang pelopor, Kilpin menjadi kapten sekaligus manajer pemain.



Milan berhasil menggondol scudetto pertamanya pada tahun 1901. Ini termasuk rekor besar karena Rossoneri sukses mematahkan dominasi Genoa yang sejak liga digelar musim 1897-98 menjadi juara tiga kali berturut-turut. Usai mencatat scudetto mereka yang ketiga pada tahun 1907, Milan mengalami penurunan prestasi. Hal ini disebabkan karena terjadi perpecahan di tubuh Milan. Sebabnya tak lain karena sebagian tim mendirikan klub tandingan sebagai wujud rasa protes mereka lantaran Milan membatasi keanggotaannya (pada awal berdiri, Milan hanya menerima pemain Italia dan Inggris saja). Milan pun pecah, sebagian anggota yang menyatakan keluar mendirikan Internazionale Football Club Milano pada 9 Maret 1908.

Read More…

L3t'Z cHAT!!!!!

53nG MeLU

Template by - Abdul Munir - 2008 - layout4all